bound to nobody

well, sekali-kali boleh lah ogut curhat menggalau di blog ini. ini kan blog ogut. haha. urusan curhat di blog kayaknya gak ada yang bisa ngelahin curhatnya um jukenberg, seperti yang ditampilin di pilem the social network. sambil curhat di blog gegara diputusin, sambil maki-maki mantannya di blog. 

postingan ini dibikin sambil dengerin greenday, billie joe amstrong nyanyiin walking alone. dan yah, walking alone emang salah satu lagu favorit ogut. di bait keduanya, billie bilang :

Sometimes I need to apologize. 
Sometimes I need to admit that I ain’t right. 
Sometimes I should just keep my mouth shut, or only say hello. 
Sometimes I still feel I’m walking alone. 

itu dia, kadang suka merasa kenapa ogut kesepian karena susah nerima kenyataan kalau ternyata emang yang salah itu diri sendiri. pernah ngeliat temen baik, ngeposting di socmed dia lagi maen-maen, traveling, bareng temen yang laen,  gak ngajak-ngajak. iri ogut. tapi kemudian tersadar, “ elah busch! temen lu pergi gak ngajak karena  lu gak akan ikut walau diajak. dan prinsip lu sendiri kan yang bilang tiap orang punya kesukaan yang beda-beda dan kenapa setiap orang harus punya hobi yang sama dengan elu…” iri hati itu menghilang.

pernah juga ngeliat cewek yang dikecengin maen ama cowoknya, pergi kencan. dengki hati ini. yah yang ini sih susah mencari pembenaran dan pengalihannya. hahaha… well, demi kepentingan postingan ini ogut harus nulis sesuatu yang bijak, atau setidaknya so’ bijak. maka lagu walking alone kembali menginspirasi, salah sendiri juga sih suka nyapa-nyapa cewek orang. sekalinya tuh cewek mau diajak ngobrol kan susyeh jadinya. obrolan berkembang, namun tiada kemajuan diantara hubungan kita. tetap ku kawan bagimu, dan kamu pacar bagi cowokmu.

*kemudian si buschen menyetel redundant nya greenday di titik ini.

Now I cannot speak, I’ve lost my voice.
I’m speechless and redundant.
‘Cause I love you’s not enough.
I’m lost for words.

yah begitulah kira-kira yang terjadi ketika obrolan semakin berkembang, untuk kemudian di satu titik cewek tersebut berhenti memberi pertanyaan dan ogut sendiri bingung mau bilang ama. flirting lebih lanjut bukan pilihan tentunya. all i know is, i love you and i don’t know what to do. blimey!

dari semua cewek yang ogut suka, sialnya cuma satu yang available. well, available nya juga bisa dikatakan dalam level pungguk merindukan bulan. dan ogut tau bahwa cuma punya satu kesempatan, satu tendangan penalti dalam situasi sudden death, coba untuk kemudian kalau berhasil ya alhamdulillah, kalau gagal ya naudzubillah deh. hahaha.

* di titik postingan yang ini lagu stay together yang dinyanyiin mr, big boleh lah diputer.

Even though I want you
Even though I need you
Even though my heart is screaming
Still believing
We could fall in love

Even though I want you
Even though I need you
Even though we won’t find better
We can’t stay together

di suatu masa, cukup lama untuk bisa disebut dahulu kala, ada momen ” Still believing we could fall in love &  Even though we won’t find better // We can’t stay together ” diantara kita. tapi kemudian situasi terkini nya adalah cukup kalimat terakhirnya doang. hahahaha.. afuu!

daan, perasaan kesepian itu memang menjadi salah satu yang setia menemani si buschen. jika dirunut, diingat-ingat, bahkan sejak bocah ogut sudah akrab dengan kesepian. jadi begini, dari TK ke SD ke SMP ke SMA ke Kuliahan di unpad ke dunia gawe, seringnya adalah ogut merasa gak ada temen yang bisa dikategorikan sahabat. kenyataannya sih bukan gak punya temen deket, tapi situasi tidak terikat lebih dalam lah yang ngebikin sepi jadi sering datang. orang-orang kayaknya lumrah punya temen yang bisa diajak melakukan semua hal. belajar, maen, buat kejahatan, ngelakuin hobi dan laen-dan laen-dan laennnya. ogut gak pernah punya temen kayak gitu.

temen sih punya banyak, tapi mereka terklasifikasikan dengan sangat jelas ke kotak mana. temen-temen di sekolah – kampus, ini lumayan banyak nih. temen di sekolah, di luar sekolah gak pernah maen dan ketemu sama sekali. dari sd sampe unpad selalu punya temen begini. ada juga temen hobi, yang ini pilihannya kalau gak berteman karena futsal ya berteman karena naek gunung. dan diluar lapangan atau diluar belantara gunung tak ada intimasi diantara kita. teman-teman rumah, sialnya emang gak pernah dapet temen yang tinggal sekomplek dan sekolah bareng. jadi yaaah, ini klasifikasinya lebih jelas. maen di rumah, gak maen di tempat laen.

maka begitulah kelakuan si buschen dalam memperlakukan temannya membuat dia sering merasa kesepian. walau begitu, sempat ada beberapa nama yang memang sangat dekat dengan ogut. mereka yang sering maen disaat susah dan senang, gak pernah itungan, dan kita saling support. tapi sekali lagi, lebih banyak ogut mikir sendirian karena nyatanya jumlah jam kita bersama masi jauh dari kategori sahabat.

well, ini udah gak fokus mau bilang apa lagi. dan mungkin urutan tulisannya bakal makin acak-acakan. tapi yah namanya curhat galau dan ditulis di blog sendiri yaaaa blog aing kumaha aing aja. hahaha… mungkin kapan-kapan dilanjut. buat yang suka kepo, kalau penasaran nanti ogut posting tentang percintaan dan juga perkawanan yang lebih dramatis. kaleuum ogut punya stok cerita itu. hahahaha… untuk saat ini ya segitu dulu aja. si buschen gak pernah terikat secara berlebih kepada seseorang atau sekelompok orang. karena itu dia suka merasa kesepian, padahal temennya banyak.

adios.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: