Kovacic-Ramsey dan Utina yang bapuk, (cuma utina yang bapuk)

well, sebenernya ini late post dari minggu lalu. tapi baelah, blog aing sakumaha aing. hahaha..

so, this is the story about three Midfielder. Inter’s Mateo Kovacic, Arsenal’s Aaron Ramsey, and the last and the worst Persib’s Firman Utina. ketiganya maen minggu lalu, hasilnya dua yang pertama timnya menang yang terakhir timnya kalah di kandang sendiri dari tim yang seharusnya bisa dikalahin dengan gampang.

Kovacic baru aja sembuh dari cedera. bocah ini adalah midfield paling penting inter, awal mula serangan sekaligus orang terakhir sebelum lawan bisa ngadepin trio bek inter. di game pertama inter musim ini playmaker utamanya dipegang oleh fredy guarin, and yes! he’s a good ones. sebelum diganti sama Kovacic, Guarin maen di belakang duet striker Iccardi-Palacio. ngasih satu assist.

Kovacic maen untuk 15 menit terakhir aaaaannndd he got perfect play! 12 operan sukses dari 12 kali percobaan ngoper! 2x sukses ngelewatin lawan dari 2x percobaan ngelewatin lawan. beberapa kali doi juga bisa nguasain bola buat mulai serangan inter di menit-menit akhir. genoa had no chances to overcome him.

well, guarin itu pemain bagus yang selalu bisa bikin serangan inter berbahaya. kovacic itu semodel regista buat guarin. kalo keduanya maen, Inter punya sasis dan mesin yang bagus buat geber pertandingan.

guarin out - kovacic in‘playmaker’  berikutnya adalah Aaron ramsey yang maen sangat oke buat ngasih arsenal kemenangan pertama di EPL musim ini. bonusnya adalah Arsenal jadi klub london pertama yang menang 100x dalam derby london. fulham emang kalah kelas.

Ramsey kepaksa bermain lebih deep karena Arteta cedera. musim lalu atribut decision making ramsey bapuk banget. dia juga suka susah kalo udah diriung sama lawan. pas lawan fulham kemaren dia bener-bener bukan ramsey yang dulu. passing sederhana dan cepet, atribut utamanya arteta. dia juga bisa ngimbangin Wilshire yang emang dinamonya arsenal, satu-satunya pemain yang bisa bawa bola move forward dari poros tengah arsenal.

off the ballnya mungkin bagian yang berkembang paling pesat, dia beberapa kali berada di posisi enakeun buat ngegolin atau ngasih key pass. dan tentu saja finishingnya juga udah jauh lebih baik dari musim lalu. well, performa ramsey musim ini sedikit menenangkan. arsenal punya trio arteta-wilshire-ramsey yang bisa dibongkar pasang tergantung situasi fitness dan perform mereka.

god playmaker this weekmidfield terakhir adalah Firman Utina yang digosipkan merupakan salah satu playmaker terbaik di endonesia. melawan Persiram yang performa tandangnya bapuk plus sejarahnya butut, Janur masang pola 4-4-2 dengan menempatkan si playmaker jago di sisi kiri. di tengah duo asri-hariono adalah template utama. di kanan RIdwan jelas memang bukan pemain sembarangan, 10 gol buktinya.

sepanjang pertandingan, pola permainan persib teu paruguh. tidak ada pola sama sekali bahkan. yang penting bola dioper ke depan. firman juga maen sesuka hati, off the ball dia berprinsip maen aing kumaha aing, geser-geser ke kanan, maju tanpa ngelihat pergerakan Hilton atau Asri-Ono. yang paling ngeselin tentu saja operan cavruknya. baaaahh.. sisi kiri persib praktis diserahkan pada Toncip dari ujung ke ujung.

ah, sudahlah tak perlu bicara tentang firman lebih jauh. untung gak ada yang gambar chalkboard buat dia. persib eleh adalah bukti paling nyata. mungkin hestek #firmanout perlu dimulai biar #umuhout ada temennya.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: