the crosses that suit arsenal

musim ini wenger setia pake pola 4-2-3-1 dengan variasi flanks yang dia punya. gaya maen arsenal seperti huruf Y. dari tengah via duo spaniard cazorla-arteta, bola di kirim ke sayap. setidak nya ada 2 orang di masing-masing sisi lapangan yang siap melepaskan umpan ke kotak penalti.

dari semua pemain yang ditugasi menyisir pinggir lapangan, Sagna adalah yang crossing nya paling standar. tendang kenceng ke kotak penalti sambil diberi sedikit efek melengkung keluar. hasilnya? crossing2 sagna yang paling banyak di blok, kalaupun lolos tetep lebih banyak di clearance sama bek-bek lawan. tinggi badan giroud lebih sering gagal menang untuk nyambut umpan kayak begitu.

sebenarnya bukan sagna doang yang ngumpan kayak begitu. cazorla, podolski, gibbs, vermaelen, jenkinson, gervinho juga kalo crossing rata-rata begitu. tapi yang lain masih punya plan b untuk crossing yang mereka kasih, sagna cuma punya satu jenis crossing.

nah, dari semua crossing ala sagna yang dikirim sayap-sayap arsenal, berapakah yang jadi gol? 0! tak ada gol dari proses crossing kenceng melengkung keluar seperti itu. semua gol-gol arsenal, baik yang memanfaatkan crossing langsung ataupun yang proses awalnya dari crossing, selalu menggunakan jenis crossing tinggi melambung kemudian jatuh vertikal dan crossing rendah mendatar.

dari semua pemain arsenal, walcott dan arshavin adalah pemain dengan variasi crossing yang paling banyak. liat situasi bentar doang mereka udah tau harus ngasih bola melambung ke giroud atau crossing mendatar.

contohnya gol giroud, cazorla, walcott ke gawang sp*rs dan gervinho ke chelsea adalah hasil crossing mendatar. gol mertesacker ke sp*rs dan podolski ke montpellier adalah hasil umpan melambung tinggi lalu turun secara vertikal ke kepala nya giroud dan kakinya podolski. gol nya wilshere ke montpellier dan gol nya arteta ke qpr, berawal dari crossing tinggi melambung yang dipantulkan giroud ke pemain lain.

jadi masalahnya bukan taktiknya bos yang kurang moncer, tapi gaya maen the wenger boys yang kadang suka maksain dan gak ngeliat gaya maen lawan. tapi emang sih, taktiknya wenger musim ini gampang ketebak. 4-2-3-1 tanpa variasi berarti, 2 gelandang gak sejajar, 3 top forward yang gitu-gitu aja, dan 1 target man. kalo subs, bek ganti bek, sayap ganti sayap, striker ganti striker.

oh ya, sebagai tambahan, walcott yang selalu bilang pengen maen jadi striker (dan karena itu dia belom tanda tangan kontrak) pas lawan sp*rs kemaren dia jadi striker. giroud diganti ox dan walcott geser ke tengah tepat di depannya cazorla. hasilnya? satu gol di menit 90+!

come on theo, sign that damn contract!

victoria concordia crescit.. #AFC

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: